Posts

Showing posts with the label cerpen

Cerpen : Cowok Idaman

Image
Oleh   Renungan Setiap Saat Bagian 1  |  Bagian 2  |  Bagian 3  |  Bagian 4 Ratih dan Clara adalah teman sekelas di kelas 3 SMA. Ratih adalah gadis sederhana. Peringkatnya di kelas tak terlalu menonjol. Wajahnya pun kalah menarik dibandingkan dengan Clara yang selalu menjadi bintang sekolah karena penampilan dan kecantikannya. Karena perbedaan itu, secara otomatis Ratih bukanlah teman se-geng Clara yang senang berpesta dan selalu bersama teman cowok yang berbeda. Di dalam kelas, Ratih dan Clara hanya sebatas saling kenal saja, tidak lebih. Jam istirahat tiba. Ratih sedang menikmati bekal makan siang seperti biasanya ketika Clara dan teman-teman se-geng-nya masuk ke kelas. “Tumben,”  pikir Ratih.  “Biasanya kalo jam istirahat, mereka selalu nongkrong di kantin, jual pesona .” Ya, Clara lagi tak punya  mood untuk nongkrong di kantin sekolah. Ia masuk ke kelas dengan wajah kesal. Teman-temannya mengikuti dari bel...

Cerpen : Perjalanan Panjang

Image
Sebuah Cerita Pendek Oleh : Renungan Setiap Saat Panggil saja ia si gadis kecil. Gadis kecil yang sedang menyusuri sebuah jalan yang kecil. Entah jalan milik siapa. Ia berharap ini bukan jalan miliknya, karena ia sebenarnya tidak suka menyusuri jalan yang begitu kelam dan sempit. Tapi di sisi lain, ia juga berharap ini benar jalan miliknya, karena ia tak mau disebut tersesat. Ah, andaikan ia bisa menemukan kebahagiaan dalam perjalanan ini … Setiap manusia pastilah mendambakan kebahagiaan. Demikian pula dengan dirinya. Ia mendambakan kebahagiaan. Bukan sekadar kebahagiaan yang tampak di luar, tetapi kebahagiaan yang menetap di dalam hati. Sesuatu yang lebih memenuhkan jiwa daripada kebahagiaan yang disebut-sebut orang. Mungkin itu yang disebut sebagai sukacita. Ah, rasanya terlalu religius untuk berbicara tentang sukacita dalam jalan yang sempit dan gelap ini. Meski tidak serong, rasanya jalan ini jauh dari terang yang bernama sukacita. Mungkin kebahagiaan memang hanya akan bisa di...

CERPEN : MASALAH HATI

Image
Oleh : Renungan Setiap Saat Kacau! Kacau sekali jalannya ibadah pagi itu. Penyanyi dan pemusik kejar-kejaran nada. Jemaat pun sangat tidak antusias dalam melantunkan puji-pujian. Tidak ada suasana penyembahan yang syahdu menghanyutkan kalbu. Yang ada hanyalah gerutuan dalam hati yang memuncak menjadi nyanyian sumbang. Mana mungkin ada damai sejahtera yang melegakan kalau begini caranya!  Duh,  Tuhan, ampunilah kami. Persiapanku menjadi sia-sia, acara ibadah terasa sangat berantakan. Padahal aku dan rekan-rekan sudah latihan dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Alat-alat musik dan  sound system  sudah dicek semua. Demikian juga perlengkapan multi media, semua sudah siap, rapi jali. Kurang apa lagi? Apakah memang jemaat di tempat kami ini tidak bisa mengekspresikan pujian dan penyembahan dengan segenap keberadaan? Bukankah Tuhan merindukan umat-Nya untuk menyembah-Nya dengan segenap kekuatan, akal budi, dan jiwa? Letih sekali rasanya memimpin pujian dan penyembahan di...