Posts

Bagaimana Cara Tuhan Bekerja?

Image
Baca : 2 Raja-Raja 4:1-7 4:1 Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya." 4:2 Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak." 4:3 Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. 4:4 Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!" 4:5 Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan ana...

Hal Kerajaan Sorga

Image
Baca : Matius 13:44-46 13:44 "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. 13:45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. 13:46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang. —Matius 13:44 Ketika John dan Mary sedang mengajak anjing mereka berjalan-jalan di halaman rumah, tanpa sengaja mereka menemukan sebuah kaleng berkarat yang menyembul keluar karena tanahnya tergerus oleh hujan. Mereka membawa kaleng itu pulang, membukanya, dan mendapati di dalamnya simpanan koin emas yang berusia lebih dari satu abad! Pasangan tersebut kembali ke tempat kaleng tadi dan menemukan tujuh kaleng lagi yang seluruhnya berisi 1.427 koin. Kemudia...

Garis Besar Kitab Yakobus

Image
Yukk.... mari kita mengingat kembali garis bedar tentang kitab Yakobus berikut ini yang tertera pada gambar berikut :

Tempat Untuk Bertumbuh

TEMPAT UNTUK TUMBUH Bacaan: Matius 6:1-18 NATS: Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu (Matius 6:18) "Saya terbatas," begitu kata Anda. Anda frustrasi dengan berbagai keterbatasan seperti usia, penyakit, anak yang nakal, atau pasangan yang tidak dapat diajak bekerja sama. Mungkin Anda tak dapat keluar rumah atau hanya terbaring di tempat tidur, sehingga Anda merasa tidak punya kebebasan lagi untuk melayani. Jangan biarkan ruang gerak yang terbatas membatasi Anda. Ubahlah menjadi tempat untuk bertumbuh. Jangan pedulikan apa yang dipikirkan orang-orang di sekitar Anda. Allah melihat "yang tersembunyi" dan Dia akan membalasnya kepada Anda pada saatnya nanti (Matius 6:18). Sebenarnya, keterbatasan kita merupakan bagian dari rencana Allah untuk mendewasakan kita, yakni agar kita tidak terus asyik diperhatikan dan didengar orang lain. Jika kita berdoa, memberi, atau berpuasa hanya agar orang lain meninggikan diri kita, maka kita tidak akan men...

Renungan Piala Dunia : Tim Yang Kalah

Image
Sepakbola menjadi sesuatu yang menyakitkan kalau kamu berada pada tim yang kalah. Kehidupan juga terasa menyakitkan ketika kita kalah. Kita tentu tahu bagaimana rasanya mengalami patah hati, kehilangan pekerjaan, sakit parah, kehabisan uang, dan lain-lain. Rasanya sering sekali kita terpuruk, seperti berada pada tim yang terus-menerus kalah. Dalam sepakbola, alangkah lebih mengenaskan jika tim kamu kalah karena kesalahanmu. Demikian juga dalam kehidupan kita sehari-hari. Pasti rasanya sangat menyakitkan ketika pilihan-pilihan kita membuat kita ditolak orang atau membawa kita ke titik nadir. Kita juga tidak rela mengakui bahwa keadaan yang buruk itu adalah akibat kesalahan kita. Seperti para pemain di dalam satu tim yang saling bertengkar di atas lapangan, kita justru mulai menyalahkan satu sama lain atas keadaan yang ada. Atau kadang-kadang kita mencoba memperbaiki masalah kita sendiri. Kita tidak lagi percaya kepada orang lain. Rasanya seperti berlari ke kotak penalti dan mene...

Menerapkan Iman dalam hidup sehari - hari

Image
Bacaan : 1 Petrus 3 : 8 - 18 Kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! —1 Petrus 3:15 Saat menginap di sebuah hotel di Austin, Texas, saya melihat selembar kartu di meja dalam kamar saya. Pada kartu itu tertulis: Selamat Datang Semoga kamu beristirahat dengan nyaman dan perjalanan kamu membuahkan hasil. Kiranya Tuhan memberkati dan melindungimu, dan menyinarimu dengan wajah-Nya. Kartu dari pengelola hotel itu membuat saya ingin tahu lebih banyak tentang mereka. Saya pun mengakses situs mereka dan membaca tentang budaya, keunggulan, dan nilai-nilai yang mereka pegang. Dengan cara yang menarik, mereka berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan menerapkan iman mereka di dunia kerja. Falsafah kerja mereka mengingatkan saya pada perkataan Petrus kepada para pengikut Yesus yang tersebar di seluruh Asia Kecil. Petrus mendorong mereka untuk menunjukkan iman mereka kepada Kristus di tengah masyarakat tempat mereka tinggal. Sekalipun mereka berada di bawah ancaman ...

Persis seperti Iklan

Image
Baca : Yohanes 16:25-33 16:25 Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. 16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, 16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah. 16:28 Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa." 16:29 Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. 16:30 Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah." 16:31 Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? 16:32 Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke ...

Persiapkanlah Mata Kita

Image
Baca : Yohanes 14:23-31 14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. 14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. 14:25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. 14:28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu ak...

Allah Mengerti

Image
Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia. —Mazmur 37:7 “Menanti ikan menggigit umpan atau menanti angin untuk menerbangkan layang-layang. Atau menanti datangnya akhir minggu . . . Setiap orang sedang menanti,” begitulah dikatakan Dr. Seuss, penulis buku anak yang terkenal. Begitu banyak waktu dalam hidup ini yang diisi dengan menanti, tetapi Allah tidak pernah terburu-buru. “Allah memiliki waktu-Nya dan penundaan-Nya sendiri,” bunyi sebuah ungkapan kuno yang dapat dipercaya. Karena itulah, kita menanti. Menanti itu sulit. Kita memain-mainkan jempol tangan, mengayun-ayun kaki, menahan diri untuk tidak menguap, menarik napas panjang, dan mengeluh dalam hati karena rasa frustrasi. Kita mungkin bertanya-tanya, mengapa aku harus hidup dengan orang yang tidak menyenangkan ini, pekerjaan yang membosankan ini, perilaku yang memalukan ini, masalah kesehatan yang tak kunjung berakhir ini? Mengapa Allah tidak berbuat sesuatu? Allah menjawab, “Tunggu, dan lihatlah apa yang akan Kulakuk...

Yesus Sayang Padaku

Image
Baca : 1 Yohanes 4:7-16 4:7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. 4:9 Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. 4:10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. 4:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. 4:12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. 4:13 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah meng...

Berfikir Sebelum Bicara

Image
Baca : Mazmur 141 141:1 Mazmur Daud. Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera kepadaku, berilah telinga kepada suaraku, waktu aku berseru kepada-Mu! 141:2 Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang. 141:3 Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! 141:4 Jangan condongkan hatiku kepada yang jahat, untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang fasik bersama-sama dengan orang-orang yang melakukan kejahatan; dan jangan aku mengecap sedap-sedapan mereka. 141:5 Biarlah orang benar memalu dan menghukum aku, itulah kasih; tetapi janganlah minyak orang fasik menghiasi kepalaku! Sungguh aku terus berdoa menentang kejahatan-kejahatan mereka. 141:6 Apabila mereka diserahkan kepada hakim-hakimnya, maka mereka akan mendengar, bahwa perkataan-perkataanku menyenangkan. 141:7 Seperti batu yang dibelah dan dihancurkan di tanah, demikianlah akan berhamburan tulang-tulang mereka di mulut dunia...

Bertumbuh

Image
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air . . . yang daunnya tetap hijau. —Yeremia 17:8 Ketika sepasang suami istri pindah rumah, mereka menanam pohon wisteria di dekat pagar rumah dan menantikan bunganya yang berwarna lembayung untuk mekar dalam waktu lima tahun. Selama lebih dari dua dekade kemudian mereka menikmati kehadiran pohon itu dan tekun memangkas serta merawatnya. Namun suatu saat pohon wisteria itu tiba-tiba mati, karena tetangga mereka telah menyiramkan cairan pembunuh rumput liar di sisi luar pagar. Pemiliknya menduga bahwa racun pada cairan itu terserap oleh akar-akar pohon dan menyebabkan kematian pohon itu. Namun yang mengejutkan, di tahun berikutnya beberapa tunas pohon muncul kembali dari tanah. Kita melihat gambaran pohon yang tumbuh subur dan pohon yang mati dalam perkataan Nabi Yeremia. Ia mengaitkan gambaran itu dengan umat Allah yang mempercayai Tuhan atau yang mengabaikan perintah-Nya. Mereka yang mengikut Allah akan menancapkan akarnya ke dal...

Bertumbuh

Image
Baca : Yeremia 17:5-8 17:5 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! 17:6 Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! 17:8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air . . . yang daunnya tetap hijau. —Yeremia 17:8 Ketika sepasang suami istri pindah rumah, mereka menanam pohon wisteria di dekat pagar rumah dan menantikan bunganya yang ...

Waktu Tuhan

Image
Baca : Lukas 1:5-17 1:5 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. 1:6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. 1:7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. 1:8 Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. 1:9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. 1:10 Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. 1:11 Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. 1:12 Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. 1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "J...

Siapa Gerangan Orang Ini?

Image
Baca : Markus 4:35-41 4:35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang." 4:36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. 4:37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. 4:38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" 4:39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. 4:40 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" 4:41 Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan...

God Save You

Image
Baca : Ulangan 24:19-22 24:19 Apabila engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda—supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu. 24:20 Apabila engkau memetik hasil pohon zaitunmu dengan memukul-mukulnya, janganlah engkau memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda. 24:21 Apabila engkau mengumpulkan hasil kebun anggurmu, janganlah engkau mengadakan pemetikan sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda. 24:22 Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini."  Dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974 Petani yang bekerja keras mempunyai banyak makanan. —Amsal 12:11 BIS Di luar jendela kantor saya, sekelompok tupai berusaha mengubur biji-biji pohon ek di tempat yang aman dan mudah dijangkau sebelum ...

Bertahan Digurun

Image
Baca : Keluaran 17:1-7 17:1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu. 17:2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?" 17:3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?" 17:4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!" 17:5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu da...

Dapat Dipulihkan

Baca : Kejadian 33:1-11 33:1 Yakubpun melayangkan pandangnya, lalu dilihatnyalah Esau datang dengan diiringi oleh empat ratus orang. Maka diserahkannyalah sebagian dari anak-anak itu kepada Lea dan sebagian kepada Rahel serta kepada kedua budak perempuan itu. 33:2 Ia menempatkan budak-budak perempuan itu beserta anak-anak mereka di muka, Lea beserta anak-anaknya di belakang mereka, dan Rahel beserta Yusuf di belakang sekali. 33:3 Dan ia sendiri berjalan di depan mereka dan ia sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu. 33:4 Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. 33:5 Kemudian Esau melayangkan pandangnya, dilihatnyalah perempuan-perempuan dan anak-anak itu, lalu ia bertanya: "Siapakah orang-orang yang beserta engkau itu?" Jawab Yakub: "Anak-anak yang telah dikaruniakan Allah kepada hambamu ini." 33:6 Sesudah itu mendekatlah budak-budak perempuan it...

Kita Punya Kuasa

Image
iya Baca : Roma 7:14-25 7:14 Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa. 7:15 Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. 7:16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. 7:17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. 7:18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. 7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. 7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. 7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini...

Tempat Paling Aman

Image
Baca : Amsal 18:10-11 18:10 Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. 18:11 Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya. Dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974 Nama Tuhan adalah menara yang kuat; ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. —Amsal 18:10 Saya dan putri saya berencana menghadiri pertemuan keluarga besar kami. Karena ia merasa gugup menghadapi perjalanan itu, saya pun menawarkan diri untuk menyetir mobil. “Terima kasih, Ma. Tetapi aku merasa lebih aman duduk dalam mobilku sendiri. Mama bisa menyetir mobilku,  kan ?” ia bertanya. Awalnya saya mengira ia memilih itu karena mobilnya lebih luas daripada mobil saya yang mungil. Saya bertanya kepadanya, “Apa mobil Mama terlalu sempit?” Ia menjawab, “Bukan karena itu, tetapi aku merasa aman di dalam mobilku. Entah mengapa aku merasa terlindungi di dal...